Hallo saya Wiwin, pada
kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa tips kepada Anda semua para
pembaca tentang bagaimana cara mengatur keuangan agar bertahan hingga akhir
bulan.
Well.. tidak jarang dari Anda
pasti pernah mengalami keadaan dimana uang bulanan sudah habis sebelum waktunya,
betul? Terutama buat Anda yang merantau meninggalkan kampung halaman, dimana biasanya
biaya hidup lebih tinggi dibandingkan dengan pemasukan yang diterima setiap
bulannya. Hal ini tentunya dapat di atasi dengan satu syarat yaitu haru
memiliki NIAT terlebih dahulu. Tidak dapat dipungkiri bahwa manusia akan sulit
untuk mendapatkan niat sekalipun mereka sudah memiliki niat terkadang di pertengahan
mereka lupa apa yang menjadi tujuan awal mereka melakukan hal tersebut dan
melupakan semua usaha yang sudah dilakukan dengan bergumam dalam hati “saya
akan melakukan ini besok” atau “masih ada bulan depan, saya akan memulainya
bulan depan ketika blablabla…..”. Karena pada dasarnya semua yang dilakukan
dengan niat yang tidak sungguh–sungguh akan terasa percuma sia-sia.
OKE! Jika anda membaca sampai
pada baris ini maka saya akan menganggap bahwa anda telah mengumpulkan semua
niat dan bersungguh-sungguh untuk mendapatkan hidup yang lebih baik.
Hal dasar yang harus anda ketahui
adalah, berapa sih jumlah pemasukan anda per-bulannya (?) hal ini dapat anda
ketahui dengan melihat jumlah salary yang anda terima atas hasil dari pekerjaan
yang telah anda lakukan setiap bulannya, ditambah dengan jumlah laba bersih
usaha yang anda jalankan (jika ada) dan harus di catat dengan se-detail-detail
nya. Ini adalah hal dasar yang sangat penting untuk anda perhatikan lebih
lanjut karena sebagian dari anda pasti jarang sekali mencatat jumlah angka yang
terbelakang atau kepada hitungan ratusan rupiah. Karena percayalah Rp. 500 akan
sangat berharga jika anda tidak memiliki uang, bayangkan saja jika anda
menemukan Rp. 500 di 10 (sepuluh) tempat
yang berbeda seperti kantong celana, atas kulkas, atas meja belajar, dan
sebagainya maka anda akan mendapatkan Rp. 5000. Dengan uang Rp. 5000 anda dapat
membeli Indomie 2 (dua) buah, sangat cukup untuk makan sehari buat anda mungkin
sedang ingin diet HEHE. Setelah anda mengetahui jumlah keseluruhan dari
pemasukan bulanan maka hal selanjutnya yang harus anda lakukan yaitu menentukan
sekitar 10 – 15% dana dari jumlah pemasukan untuk dimasukan kedalam dana
investasi. Jangan terlalu menyepelekan aspek ini, percyalah dana ini akan
sangat dapat membantu anda dikemudian hari. Meskipun sedikit pastikan anda
harus menginvestasikan dana di setiap bulannya, karena di kemudian hari jumlah
yang awalnya dirasa sedikit akan terus meningkat.
Kemudian pahami apa yang
menjadi kebutuhan dan keinginan anda. Pisahkan hal-hal apa saja yang anda
butuhkan untuk menunjang hidup anda dalam sebulan kedepan, seperti kebutuhan
pangan, sandang, papan dan hal-hal apa saja yang ingin anda beli untuk saat
ini. Pastikan anda benar-benar memahami apa itu kebutuhan dan keinginan. Karena
tak jarang banyak yang menginterpretasikan keinginan menjadi salah satu
kebutuhan dan harus dipenuhi saat anda mendapatkan gaji bulanan. HAL ITU TENTU
SANGAT SALAH. BIASAKAN BERPIKIRAN EKONOMIS DAN JANGAN MENJADI KONSUMTIF JIKA
ANDA BENAR-BENAR INGIN MENDAPATKAN HIDUP YANG LEBIH BAIK.
Buatlah catatan kebutuhan anda
dari nomor urut 1 (satu) hingga seterusnya. Pastikan nomor 1 (satu) adalah
sesuatu yang menjadi prioritas anda, contoh beras 10 Liter, listrik, telepon dan
begitupun seterusnya. Setelah anda membuat catatan kebutuhan selama satu bulan,
kemudian cari tau harga atau biaya yang harus anda keluarkan untuk mendapatkan
barang tersebut. Informasi seperti ini bisa anda dapatkan di internet,
rekomendasi toko yang murah menurut tetangga/ saudara, dan sebagainya.
Jika semua estimasi harga
kebutuhan sudah terisi, lalu jumlahkan dan kurangkan dengan pemasukan bulanan yang
telah anda catat sebelumnya dan telah anda kurangkan dari dana investasi masa
depan yang telah anda tentukan 10-15% dari pendapatan.
Selanjutnya anda akan
mendapatkan nominal sisa dari uang anda. Pastikan uang anda harus memiliki
sisa. Jika ternyata tidak tersisa atau bahkan minus maka kurangi kebutuhan anda
yang tidak terlalu penting, kebutuhan ini bisa anda siasati dengan mengurangi
jumlahnya seperti buah - buahan yang semula Rp. 100.000 menjadi Rp. 50.000,
snack Rp. 110.000 menjadi Rp. 55.000, dan seterusnya pada barang - barang
lainnya. Atau anda juga bisa langsung menghapusnya dari list kebutuhan anda.
Jika untuk kebutuhan buah dan snack anda hapus maka anda akan mendapatkan dana
sebesar Rp. 210.000 masuk kedalam dompet anda.
Jika dana yang tersisa masih
lumayan cukup anda bisa menambahkan list dengan nama 'biaya tak terduga'
sebesar Rp. 500.000 – Rp. 1.500.000. Biaya tak terduga ini bisa berguna jika
dalam sebulan kedepan ternyata anda terserang penyakit yang membutuhkan
perawatan berobat ke dokter atau yang sekedar hanya untuk membeli obat – obatan
apotik terdekat seperti flu dan batuk maka anda bisa menggunakan uang tersebut
atau jika dalam sebulan kedepan anda mendapatkan undangan pernikahan atau ulang
tahun teman/ pacar/ saudara, maka anda dapat menggunakan uang tersebut untuk
memberikan angpau atau bahkan membelikan kado sebagai bahan tentengan anda saat
datang ke acara tersebut. Atau biaya tak terduga juga dapat digunakan untuk
keperluan dalam perbaikan rumah skala kecil seperti untuk membeli bohlam lampu
kamar mandi yang tiba - tiba mati, membetulkan tv/kipas angin/ac/peralatan
elektronik lain yang rusak atau bahkan bisa anda gunakan untuk memperbaiki
sepatu anda yang jebol, sumbangan rt/rw/orang sakit dilingkungan rumah anda,
dan hal-hal tak terduga lainnya.
Jika sudah dikurangi dengan
biaya tak terduga dan ternyata anda masih memiliki sisa dana, anda dapat membeli
sesuatu yang mungkin sudah anda inginkan sejak lama atau anda bisa men-deposito-kan
nya ke bank atau menambah modal investasi anda.
Sangat disarankan untuk
investasi dalam bentuk logam mulia. Kenapa? Karena pertumbuhan nilai tukar
logam mulia semakin lama akan semakin meningkat. Kecil kemungkinannya jika
logam mulia mendapatkan penurunan nilai tukar.
Berikut adalah contoh laporan
keuangan bulanan dengan pemasukan Rp. 6.000.000 per bulan:
- Kos kosan / kontrakan Rp. 700.000
- Listrik Rp. 300.000
- Air Rp. 150.000
- Beras 10 Liter Rp. 100.000
- Bumbu dapur Rp. 150.000
- Lauk 3 kali makan sehari x 30hari = Rp. 33.000 x @Rp. 25.000= Rp. 825.000 (jika orang lebih dari satu maka dikali kan dengan jumlah orang yang ada selama sebulan)
- Wifi & tv cable Rp. 400.000
- Biaya tak terduga Rp. 1.500.000
JUMLAH
Rp.
4.125.000
Dana
Investasi 10% dari Rp. 6.000.000 = Rp.
600.000
TOTAL Rp.
4.725.000
Maka didapat hasil Rp.
6.000.000 – Rp. 4.725.000 = Rp. 1.275.000
Artinya anda masih memiliki
uang sebesar Rp. 1.275.000
Tips yang terakhir pastikan anda tidak membuang struk belanjaan, streples
lah stuk belanjaan tersebut kedalam catatan bulanan anda agar anda dapat
mengetahui harga dari barang-barang apa saja yang telah anda beli apakah naik
ditiap musim atau bahkan menurun. Sehingga anda dapat membuat estimasi anggaran
yang tepat dikemudian hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar